06 Desember 2008

andai al qur'an dapat berbicara

assalamu'alaykum..
saat itu, hari jum'at tanggal 5 desember 2008, sebelum memasuki jam pertama di sekolah, kakak-kakak dari DKM Al Furqan datang ke kelas kami untuk memberikan tausyiah. materinya cukup sederhana, tentang al qur'an, kitab suci umat muslim muslimat seluruh dunia.
kakak-kakak itu memberikan artikel tentang andaikan al qur'an dapat berbicara, apakah yang akan ia katakan? berikut artikelnya.

Andai Al Qur’an Berbicara....

"waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra

sekarang engkau telah dewasa…
nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu, atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?

sekarang aku engkau simpan rapi sekali
hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan setan

kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan
dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku … engkau baca beberapa halaman
sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…..
sekarang, pagi-pagi sambil minum kopi… engkau baca koran atau nonton berita TV

waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa..
engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (basmalah)
di perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
e-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu

benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
menonton pertandingan liga italia, telenovela, film india dan sinetron laga
waktupun cepat berlalu… aku menjadi semakin kusam dalam lemari
mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu

seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
itupun hanya beberapa lembar dariku
dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku
apakah koran, tv, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?

bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya
hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya

setiap saat berlalu… kuranglah jatah umurmu…
dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu

bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
di kuburmu nanti…. aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
yang akan membantu engkau membela diri
bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu dari perjalanan di alam akhirat
tapi akulah “Qur’an” kitab sucimu
yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah

sentuhilah aku kembali…
baca dan pelajari lagi aku…
setiap datangnya pagi dan sore hari…
seperti dulu…dulu sekali…
jangan aku engkau biarkan sendiri… dalam bisu dan sepi…"


ya, itulah ucapannya, yang makan dikatakan al qur'an, andai ia dapat berbicara dan mencurahkan seluruh isi hatinya.
mungkin ini bisa menjadi renungan hidup untuk saudara saudariku semua, juga saya sendri, untuk lebih memperbanyak amal baik dan lebih mengurangi amal yang dilarang oleh Allah swt.
wassalam.

0 comments: