24 November 2008

konser gitar klasik

assalamu'alaykum!
wah, agak lama juga nih udah nggak ngepost. mau cerita apa ya?
hmm.. ya! anna mau cerita pengalaman anna.
jadi gini, tanggal 23 november, tepatnya hari minggu di ardjuna boutique hotel ciumbuleuit, anna ikutan konser klasik yang diselenggarakan allegria music course, tempat kursus musik anna. anna main gitar.
udah 3 taun anna les di sana, sekarang udah grade 4. nama gurunya kak christian atau kak christ.
kembali ke topik pembicaraan, jadi gimana nih konsernya?
anna ngebawain 1 lagu, judulnya verano porteno. lagunya lumayan, itu lagu spanyol, skillnya juga lumayan. alhamdulillah konser berjalan lancar, dan anna mendapat aplause dari penonton. oh ya, tahun-tahun sebelumnya anna juga ikut konser yang sama. seperti 2 tahun yang lalu, anna membawakan lagu romance de amor, lagu spanyol juga. namun sayang, tahun lalu anna tidak bisa ikut karena sakit. kalau bisa ikut, saat itu anna akan membawakan lagu espaƱoleta dan las fiolas de espaƱoleta. lagi-lagi lagu spanyol! hehe. yah, memang begitulah, lagu-lagu gitar klasik banyak berkembang di spanyol.
ok, sampai di cerita anna berikutnya!
wassalam.

15 November 2008

panitia idul adha!

assalamu'alaykum wr. wb.,
ya akhi ya ukhti! :)
bagi umat islam di seluruh dunia, pasti tau kan ada apa sih pada tanggal 10 dzulhijah tuh?
yup, yang pastinya hari raya idul adha!
tepatnya, di indonesia ini jatuh pada tanggal 8 desember.
nah, kalo udah tau, sekarang anna mau cerita apa nih?
iya, jadi gini, idul adha taun ini tuh anna jadi panitia!
hoo.. tepatnya panitia idul adha di SMAN 3 tercinta, bersama DKM Al Furqan.
nah, dengan banyaknya jabatan yang ada (haha xp), anna tuh jadi sie. dokumentasi. semua sie. bukan dipilih, tapi milih sendiri. dan anna milih sie. dokumentasi.
kenapa dokum? soalnya.. anna suka aja nulis, atau ngeliput kejadian yang ada.. uweiss..
yah, teman-teman.. do'akan saja semoga saat hari H nya dapat berjalan dengan baik dan lancar! amiin..
wassalammu'alaykum!

jilbab, perlu atau tidak?

assalamu'alaykum!
ya, kali ini anna mau ngebahas tentang jilbab -perlu nggak sih?-
mungkin ada ya para muslimah ini yang sudah cukup umur atau baligh (banyak malah), yang ingin memakai jilbab, namun memiliki alasan tertentu untuk belum memakainya. mungkin dari 10 alasan di bawah ini, ada salah satu alasan (atau lebih) yang dimiliki oleh saudariku sekalian?
chek this out!

10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab

ALASAN 1 : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab

Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh hukumnya. Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata; Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SAWW yang suci. Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak melaksanakan hukum dan perintahnya?


ALASAN 2 : Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan masuk neraka.

Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza wa Jalla termulia, Rasulullah SAWW dalam nasihatnya yang sangat bijaksana; “Tiada kepatuhan kepada suatu ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah SWT.” (Ahmad). Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah ayat disebutkan; “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . . “ (QS. An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orangtua tidak terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT. Allah berfirman; “dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya…(QS. Luqman : 15)

Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani perintah Allah SWT tidak menyebabkan kita dapat berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah berfirman di ayat yang sama; “dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu namun melanggar Allah SWT yang menciptakan kamu dan ibumu.

ALASAN 3 : Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya memakai jilbab.

Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang yang membohongi dirinya sendiri dengan mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe dia adalah wanita yang tulus dan jujur. “Apakah anda tidak tidak menyadari saudariku tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku, menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini, bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?” Bukankah Allah SWT telah berfirman; “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui (QS An-Nahl : 43). Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu. Apabila kau harus keluar rumahmu, tutupilah auratmu dengan jilbab, carilah kesenangan Allah SWT daripada kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari pemandangan yang memabukkan dari seorang wanita.

Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan Allah SWT akan membuat segala permasalahan mudah untukmu. Bukankah Allah SWT telah berfirman; “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..”(QS. AtTalaq :2-3). Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT. Dan tidak bergantung pada kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku. Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh pada Allah SWT dan Rasul-Nya SAWW, dan bergantung pada hukum Allah SWT yang murni. Dengarkanlah kalimat Allah; “sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu..”(QS. Al-Hujurat:13).Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari kesenangan dan keridhoan Allah SWT, dan berikan harga yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat menjerumuskanmu.

ALASAN 4 : Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab.

Allah SWT memberikan perumpamaan dengan mengatakan; “api neraka jahannam itu lebih lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui..”(QS At-Taubah : 81). Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya saudariku, syetan telah mencoba membuat tali besar untuk menarikmu dari panasnya bumi ini kedalam panasnya suasana neraka. Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas hukuman dari Allah SWT akan jauh lebih berat dari apa yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini. Kembalilah pada hukum Allah SWT dan berlindunglah dari hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; “mereka tidak merasakan kesejukan di
dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah” (QS. AN-NABA 78:24-25). Kesimpulannya, surga yang Allah SWT janjikan, penuh dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.

ALASAN 5 : Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu.

Kepada saudari itu saya berkata, “apabila semua orang mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti! Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan ramadhan, karena mereka takut tidak dapat menunaikan satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan telah menjebakmu lagi dan memblokade petunju bagimu? Allah SWT menyukai ketaatan yang berkesinambungan walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai jilbab? Rasulullah SAWW bersabda; “Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil.” Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya? Allah SWT sesungguhnya telah berfirman; “maka kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. AL BAQARAH 2:66). Kesimpulannya, apabila kau memang teguh petunjuk dan merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan meninggalkan sekali pun perintah Allah SWT setelah kau melaksanakannya.

ALASAN 6 : Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit, jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah.

Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum, berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah Allah SWT dan bukanlah suami yang berharga sejak semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan untuk melindungi dan menjaga perintah Allah SWT, dan jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga Allah SWT. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidak-taatan kepada Allah SWT, akan selalu menghadapi kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di akhirat nanti. Allah SWT bersabda; “dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” (QS. TAHA 20:124). Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara mereka yang tidak memakai jilbab tidak?

Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada ketertutupan. Saudariku, suatu tujuan yang murni, tidak akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.

ALASAN 7 : Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah SWT : “dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)” (QS.Ad-Dhuhaa 93: 11). Bagaimana mungkin saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan rambutku yang indah?

Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri ! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini tidak mengikuti ayat : “janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya” (QS An-Nur 24: 31] dan sabda Allah SWT: “katakanlah kepada istri-istrimu,
anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya..” (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang oleh Allah SWT, yang disebut at-tabarruj dan as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah SWT bagi kita adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan menelaah anugerah terbesar bagimu ini? Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan hijab?

ALASAN 8 : Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan diberi petunjuk oleh-Nya.

Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah, petunjuk dari Allah SWT seperti yang dia katakan? Kita mengetahui bahwa Allah SWT dalam kalimat-kalimat bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya. Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah Al-Fatihah 1:6 “Tunjukilah kami jalan yang lurus” serta berkumpul mencari pengetahuan kepada muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan jilbab? Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar serius dalam mencari atau pun menunggu petunjuk dari Allah SWT, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan menuju pencariannya itu.

ALASAN 9 : Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi haji.

Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu di pintumu kapan saja Allah SWT berkehendak. Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasi antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan Allah SWT bersabda; “tiap umat mepunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya” (QS Al-An’aam 7:34] saudariku tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan pada Allah SWT; “berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumu..”(QS Al-Hadid 57:21).

Saudariku, jangan melupakan Allah SWT atau Ia akan melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang orang-orang yang munafik, “dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri”(QS Al-Hashr 59: 19) saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan memudahkanmu. Karena Allah SWT akan menanyakanmu akan waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti.Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat menjamin kehidupannya hingga esok hari.

ALASAN 10 : Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci pengelompokan!

Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang terkutuk (hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah SWT. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah Allah SWT, dan ternyata disekelilingmu adalah saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan dimasukkan dalam kelompok Allah SWT. Namun apabila kau memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.


Saudariku,

Jangan biarkan tubuhmu dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah SWT dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah SWT dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian. “tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan” (QS Ali ‘Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !

(sumber: kebunhikmah.com)

ya! bagaimana pendapat anda?
kalau menurut anna sih, ya pernyataan di atas bener banget! hehe.
trus, apakah kita harus langsung memakai jilbab yang -ngg..- panjang-panjang, sampai menutupi seluruh aurat kita? ohohoho.. gimana ya.. banyak pendapat sih ya tentang ini.
jujur aja, anna juga pake jilbab belum sampe segitunya, malah anna suka mikir, kok pakaian anna ngetat banget ya?, kok jilbabnya kurang nutup sih perasaan?, dan lainlain.
tetapi, nggak semua orang kan, yang baru memakai jilbab -termasuk anna-, langsung berubah drastis?! dalam arti, langsung memakai baju yang panjang, yang menutupi aurat dan semacamnya lah! nggak. semua itu butuh PROSES. sama halnya dengan seseorang belajar matematika, nggak mungkin orang itu langsung bisa dengan semua bab matematika itu, kan? ya, ini juga gitu. sekali lagi, semua butuh yang namanya proses. terganting kita nanti, kita mau ke arah yang lebih baik atau tidak? nah, apakah saudari setuju? :)

wassalam.

tentang anna^^ (part 2)

assalamu'alaykum wr. wb.!
masih di tentang anna!! hyaaahahaha :D
nah, nah, yang mau tau anna (weiss sok eksis), anna tuh yang mana sii?
kalo mau cari, di SMA 3 aja! yang pasti, pake nama hasna dong. hwahahaha^^
hmm, trus bagaimana sih bentuk fisik anna itu?
cantikkah? *hoeks*, lucukah? *weiks*, atau bagaimana?
temen" yang udah kenal pasti tau kan?? ;p
begini.. begini..
mungkin sejak bulan agustus 2008, teman" melihat anna merubah "penampilan". maksudnya??
ya! sejak bulan itu, anna telah memakai kerudung atau jilbab atau hijab atau atau.. (haa itu lah pokoknya!).
tau kan? hahahaha!

dari pada repot" mikirin anna tuh kayak gimana, kenapa anna nggak masang foto aja??
hayoo.. kenapa?? jangan"...!!! (haha mikirin apa tuuh).
heuh, anna belum mau pasang foto dulu ah, belum pede. waaiiaaa ;p
hmm sudahlah, rasanya anna tutup saja posting yang ini, daripada terus menggeje.
daaann.. tentang anna nya sampai part 2 aja ya! tulisan yang nanti, nanti, dan nantinya (hoho.. mulai geje nih), kan juga tentang anna.. semua tentang anna!
yaa namanya juga blognya anna, pasti tentang anna kan? hahaha :p

wassalam!

14 November 2008

tentang anna^^ (part 1)

assalamu'alaykum wr. wb.!
nahh, sekarang anna (udah nggak bingung kan? ~hehe) mau nyeritain tentang anna! hehehe.
yap, jadi anna tuh lahir di Jakarta, 13 Juni 1994 di rumah sakit *apa gitu, lupa namanya.. hehe*, tentunya dengan nama lengkap Hasna Safira. itu nama pemberian ibu^^.
dengan panjang 51 cm dan beratnya lupa lagi ;p
terlahir dari pasangan Purwanto dan Joyce Bulan Basrawy, anna memiliki 1 orang kakak laki-laki yang lebih tua 8 tahun (wah jauh juga :p) yang bernama Satya Perdana.
nah, jadi saat menulis ini, bisa ditebak kan umur anna berapa? yup, terbilang masih lumayan muda (owyeaaa?!) ~ 14 tahun.
anna ini pernah tinggal di bekasi, jakarta, dan saat ini -- bandung.
tapi, kalo pas tinggal di jakarta atau bekasi sih kadang cuman bolak-balik aja. soalnya, dulu sekolah di bekasi, tapi rumah di jakarta. tapi dulunya juga ada rumah di bekasi. jadi.. ya gitulah! tak perlu dipikirkan (siapa juga, wee :p), yang penting anna pernah tinggal di sana!
apa lagi ya? oh iya, sekolah!
sampe saat ini, anna udah sekolah di:
* TK Andita di Bekasi (2 taun, dari nol kecil sampe nol besar^^) >> 1999-2000
* SD Islam Al Azhar 09 di Bekasi juga (tapi cuman 2 taun, dari kelas 1-2, tepatnya kelas 1C dan 2A) >> 2000-2002
* SD Negeri Banjarsari di Bandung (4 taun, dari kelas 3 sampe lulus!) >> 2002-2006
* SMP Negeri 5 di Bandung (2 taun. kok? ya, soalnya waktu SMP anna alhamdulillah keterima di kelas akselerasi) >> 2006-2008
* SMA Negeri 3 di Bandung.. alhamdulillah bisa masuk sana, di kelas X RSBI 1.
(insya Allah 3 taun) >> insya Allah kalau lancar dari taun 2008-2011
trus nanti di mana yaa?? apakah di bandung? atau di kota lain? atau bahkan di negara lain? ~amiin. hanya Allah yang tau! tapi mungkin nggak di planet lain? hehehe.

apa lagi yaa..
adududuhh binguung..
nanti lagi ya! ngantuk nih, abis nulisnya juga udah malem sii T_T
ya sudah..
wassalammu'alaykum wr. wb.!

anna?

assalamu'alaykum wr. wb. semuanya!!
welcome to my blog! ^^
sebenernya, anna tuh siapa sih?
oalaa..
sebenernya anna tuh HASNA!! hasna mana? hasna safira!!
loh kok tapi namanya "anna nur aisha"?
hehe.. iya, itu nama samaran. hmm, sebenernya sih bukan nama samaran, lebih cocok disebut nama pena aja kali ya..
iya, jadi hasna tuh suka dipanggil anna. hehe. siapa yang buat?
yah, sejujurnya bukan hasna sendiri sih yang buat, ada salah satu temen yang nggak sengaja manggilnya anna, jadinya yaa keterusan deh!! hehe^^
trus gimana dong? terserah aja, mau manggil hasna ya monggo.. mau anna juga boleh.
tapi kalau bisa sih, anna aja ;p
bukan apa-apa, bukannya saya nggak menyukai nama sendiri sebagai hasna.. bukan.. bukan..
alesannya? supaya lebih gampang aja, "anna".. hhuu..
haha! begitu sajalah posting pertama anna!
wassalam.